Berita

Pengambilan Sidik Jari Untuk Data Mesin Absensi Finger Print Di BLH Bantul

Kamis Kliwon, 12 Maret 2015 09:06 WIB 4364

foto

Rabu, 11 Maret 2015, Pukul 09.00 WIB, bertempat di BLH Bantul dilaksanakan pengambilan sidik jari untuk mengisi data mesin absensi finger print. Data diambil oleh Bagian Organisasi Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul. Kegiatan pengambilan data sidik jari berjalan lancar dan dihadiri oleh seluruh pegawai BLH. 

Tidak dipungkiri penggunaan absensi fingerprint di berbagai intansi memberikan perubahan baik dari segi kedisiplinan yang berdampak langsung pada keberhasilan sebuah intansi. Baik intansi perusahaan, intansi pemerintahan maupun intansi yang bersifat pendidikan.
 
Hal ini terpantau dari social media yang terkadang menyerap banyak ungkapan negatif yang namun justru memberikan pesan positif. Seorang pengguna mesin absensi sidik jari mengatakan terpaksa harus "berangkat lebih pagi agar tidak telat" ada juga dengan ungkapan "tidak bisa titip absen lagi". Kicauan seperti ini banyak kami temui di media social yang terkenal dengan kicauan keluhanya.
 
Beberapa keuntungan yang paling banyak terjadi di berbagai intansi yang menggunakan Absensi dengan Sidik Jari antara lain:
 
Peningkatnya Kedisiplinan 
Datang terlambat dan pulang ke kantor sebelum jam kantor selesai, titip absen, korupsi waktu sulit untuk terdeteksi. Fenomena karyawan  belum datang ke kantor tapi data diabsen menunjukakan kehadiran menjadi fenomena yang sering terjadi. Dengan Absensi sidik jari dua masalah sekaligus teratasi. Karyawan lebih disiplin dan tidak mungkin titip absen.
 
Meningkatnya Kinerja
Kurang disiplin berdampak buruk terhadap kinerja dan hasil kerja yang dicapai. Disebuah perusahaan bisa saja bangkrut karena kinerja karyawan yang kurang optimal. Disebuah universitas bisa saja menghasilkan almamater yang buruk pula. Dengan adanya absensi fingerprint bisa merubah kebiasaan buruk tersebut yang berbuah dengan pencapaian kinerja karyawan yang optimal.